Pembuatan Paving Block dari Sampah – PBL Prodi Kesehatan Masyarakat tahun 2021


Sampah merupakan masalah lingkungan yang sangat serius yang dihadapi masyarakat pada umumnya. Bisa dikatakan sampah setiap hari dihasilkan oleh ibu-ibu rumah tangga, baik itu sampah organik maupun sampah anorganik, Sampah akan terus diproduksi dan tidak pernah berhenti selama manusia tetap ada.
Kegiatan kali ini sangat penting untuk proses intervensi Kegiatan Praktek Belajar Lapangan II (PBL II) Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Panasnya kobaran api dan pekatnya asap dari dandang yang membakar sampah plastik sama sekali tak membuat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Bergerak dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Justru merapatkan barisan untuk melihat detik per detik perubahan sampah plastik menjadi paving block.
Pada dasarnya Mahasiswa Kesehatan Masyarakat memang dilatih khusus untuk pembuatan paving block dari sampah plastik.
Kegiatan ini dilakukan bukan hanya untuk program kerja Mahasiswa saja, tetapi juga untuk menyatukan persepsi tentang penanggulangan sampah masyarakat.
“Penanggulangan sampah plastik tidak melulu harus dimusnahkan, tapi ada teknik yang lebih produktif dan bisa mendatangkan manfaat ekonomis bagi masyarakat,”
Dalam Kegiatan Ini, Mahasiswa menguraikan satu per satu cara pengolahan sampah menjadi paving block yang dimulai dengan memilah sampah plastik, memasukannya ke dalam dandang dan dipanaskan menggunakan kayu bakar selama lebih 30 menit.
“Setelah panasnya cukup, maka plastik tadi mencair dan langsung dialirkan ke dalam alat cetak yang telah kita didesain secara manual,”
Mahasiswa mengakui proses pengolahan ini bisa lebih cepat bila didukung dengan alat pencacah sampah.
Selain itu, “Kita berharap ke depan bisa mendatangkan alat pencacah sampah agar produktivitasnya lebih tinggi,” kata Mahasiswa PBL II
Semoga Kegiatan Intervensi PBL II ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Video Pembuat Paving Block
ZL

Pentingnya Dalam Menciptakan Suatu Kondisi Kesehatan Dan Keselamatan Dalam Proses Belajar Mengajar Bagi Dosen, Mahasiswa Dan Staf Kependidikan, Mendorong Prodi Kesehatan Masyarakat Mengadakan Kegiatan Workshop Dan Simulasi Emergency Dan Fire Safety.

Kegiatan Ini Berlangsung Selama Dua Hari Mulai Tanggal 13 Hari Sabtu Dan 15 Hari Senin, Hari Pertama Diawali Dengan Kegiatan Workshop Dan Hari Kedua Dilanjutkan Dengan Simulasi.

Dalam Workshop Ini Terbentuk Tim Penanggulangan Darurat, selanjutnya Peserta Workshop Mendapatkan Materi Mengenai Konsep Safety Dan Pertolongan Pertama, Komunikasi Bencana, Skill Fire Safety dan cara Menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), Begitupun Dalam Simulasi Di Bentuk Tim Kebakaran Dan Tim Kesehatan Dalam Simulasi.

Kegiatan Ini Mendapat Dukungan Penuh Dari Pimpinan Prodi Kesehatan Masyarakat Sunik Cahyawati, SKM., M.Kes dan Dosen-Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa, Staf Kependidikan, Cleaning Service Dan Security.

Tutur Pimpinan Prodi Kesehatan Masyarakat Sunik Cahyawati, SKM., M.Kes Kegiatan Ini Sangat Berguna Bagi Semua Sivitas Akademika Dapat Melakukan Tindakan Pertama Dengan Menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) Yang Telah Tersedia diLingkungan Prodi Kesehatan Masyarakat, untuk Mencegah Bahaya Yang Lebih Besar.


Prodi Kesehatan Masyarakat Bekerjasama dengan Mahasiswa Minat Biostatistika Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga terkait magang T.A 2020-2021.

Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat Sunik Cahyawati, SKM.M.Kes

Sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, dengan harapan sekiranya dapat menjadi pengembangan bagi Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada kedepannya dan selalu menjaga hubungan baik antara STIKes Maluku Husada dan Universitas Airlangga.

(ZL)

Galery Kegiatan


Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada Produktif 2021
Magang merupakan salah satu Mata Kuliah Wajib bagi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jum’at (08/01/2021)
Kegiatan ini dihadiri oleh 78 Mahasiswa Kesehatan Masyarakat dan Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada Salah Satunya yaitu Rahma Tunny, S.Gz.,M.Kes selaku Ketua Panitia Magang sekaligus dibuka oleh Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat Sunik Cahyawati, SKM.,M.Kes.
Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat terbagi atas beberapa kelompok dan masing-masing Lokasi magang yang berbeda-beda antara lain : Dinkes SBT, Dinkes SBB, Kantor BNN, BTKL, Hiperkes, BKKBN, KKP kelas II Ambon, Balai Kesehatan Paru Masyarakat Provinsi Maluku, PT Pelindo & Basarnas.
Beragamnya lokasi magang tersebut mahasiswa mampu mendapatkan ilmu, pengalaman baru serta informasi yg dapat mengembangkan keahlian untuk bekerja sebagai tenaga kesehatan.
Magang ini dilakukan pada bulan Januari hingga akhir Februari 2021 yang dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Selaku Ketua Panitia Rahma Tunny, S.Gz., M.Kes, yang berpesan kepada mahasiswa untuk tetap mematuhi protokol Kesehatan dan menjalin komunikasi yang baik dengan pihak perusahaan atau industri dan instansi pemerintah di lokasi magang dan berharap kegiatan magang mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman baru yang berharga masa depan.
(ZL)
Galeri Foto :

Ada yang istimewa di acara Wisuda Mahasiswa STIKes Maluku Husada 17 Desember 2020 yang di selenggarakan di Gedung baru yang menampung 521 wisudawan, gedung yang baru saja di selesaikan dan di rancang oleh salah satu arsitek Ternama (Abang Ebeng) Sapaan Akrab.
Safety induction dilakukan sebelum acara wisuda dimulai. Ini adalah yang Kedua kali dilaksanakan dalam sejarah STIKes Maluku Husada didirikan. “Kegiatan ini menunjukkan komitmen STIKes Maluku Husada terhadap pengembangan aspek K3 dan pemenuhan standar K3 di lingkungan kampus,” terang ketua Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada STIKes Maluku Husada adalah STIKes yang terbesar di Kawasan Indonesia Timur sedang berbenah menuju World Class University.
Menurut Ketua STIKes Maluku Husada Dr. Sahrir Sillehu, SKM., M.Kes Pengembangan K3 di lingkungan kampus menjadi wajib untuk memberikan jaminan kepada segenap sivitas akademika dan juga tamu yang datang ke STIKes Maluku Husada untuk dapat beraktifitas dengan aman dan sehat.
Tim safety induction STIKes Maluku Husada berangggotakan 10 personil yang dipimpin langsung oleh ketua Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada beserta mahasiswa S1 Prodi Kesehatan Masyarakat.

Bagikan halaman ini